Ad Code

RPP Mengkreasi Konten Digital XI

RPP Informatika - Kreasi Konten Digital

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mata Pelajaran : INFORMATIKA

Kelompok : Umum

BAB 3: KREASI KONTEN DIGITAL

A. Identitas Modul

Nama Sekolah: SMA Negeri 1 Sariwangi
Nama Penyusun: Dani Haryanto, S.Kom
Mata Pelajaran: Informatika
Kelas / Fase / Semester: XI / F / Ganjil
Materi Pokok: Mengkreasi Konten Digital (Blog dan Video) untuk Portofolio
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan (2 x 45 menit)
Tahun Pelajaran: 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

Peserta didik kelas XI diharapkan sudah mahir menggunakan perangkat digital dan berbagai platform media sosial. Mereka terbiasa mengonsumsi konten digital, namun mungkin belum memiliki pengalaman terstruktur dalam membuat, mengedit, dan mempublikasikan konten digital secara etis dan bertanggung jawab. Materi ini akan mengarahkan mereka dari konsumen menjadi kreator.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

Materi ini bersifat prosedural dan aplikatif. Sangat relevan dengan kehidupan peserta didik untuk membangun jejak digital (digital footprint) yang positif dan portofolio pribadi. Tingkat kesulitan bervariasi, mulai dari pendaftaran blog yang relatif mudah hingga perencanaan dan produksi video yang membutuhkan kreativitas dan kerja sama. Struktur materi terorganisir secara berurutan: membuat wadah (blog), lalu mengisi konten (video).

D. DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA

Berdasarkan tujuan pembelajaran, dimensi profil Pelajar Pancasila yang akan dicapai adalah:

  1. Bernalar Kritis: Peserta didik mampu merencanakan struktur konten, memilih alat yang tepat, dan menganalisis cara terbaik untuk menyajikan informasi.
  2. Mandiri: Peserta didik mampu membuat dan mengelola blog pribadi sebagai portofolio digital mandiri.
  3. Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan karya video drama yang orisinal dan menyajikannya secara menarik di blog.
  4. Gotong Royong: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk mewujudkan proyek video drama.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengkreasi konten digital dengan peralatan dan metode yang bervariasi untuk berbagai tujuan.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU YANG RELEVAN

  1. Bahasa Indonesia: Kemampuan menulis naskah video dan artikel blog yang efektif dan komunikatif.
  2. Seni Budaya: Penerapan unsur sinematografi, penyuntingan, dan desain visual dalam video dan tampilan blog.
  3. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Pemahaman dan penerapan etika digital, hak cipta, dan tanggung jawab sebagai kreator konten.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta didik mampu:

  1. Membuat blog pribadi menggunakan platform Blogspot.
  2. Merencanakan dan memproduksi video drama pendek tentang tema tertentu (HOAX) secara berkelompok.
  3. Mengunggah video ke platform YouTube dan menyematkannya (embed) ke dalam postingan blog.
  4. Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam menghormati hak cipta dan etika berinternet.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

  1. Pembuatan dan Pengelolaan Blog di Blogspot.com.
  2. Perencanaan (Pra-produksi) dan Produksi Video Drama.
  3. Publikasi Konten Digital: Upload ke YouTube dan Embed ke Blog.

E. MODEL & METODE PEMBELAJARAN

Model: Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning - PjBL).

Metode: Demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, dan tugas terstruktur.

F. KERANGKA PEMBELAJARAN

Praktik Pedagogik

  1. Demonstrasi: Guru mendemonstrasikan langkah demi langkah pembuatan blog di Blogspot dan cara mengunggah video ke YouTube.
  2. Praktik Terbimbing: Peserta didik mengikuti demonstrasi untuk membuat blog pertama mereka, dengan guru membantu kesulitan teknis.
  3. Diskusi Kelompok: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk merumuskan ide, naskah, dan storyboard video drama.
  4. Presentasi Rencana: Setiap kelompok mempresentasikan secara singkat rencana video mereka (tema, alur, peran) di akhir sesi.

Mitra Pembelajaran

  • Lingkungan Sekolah: Guru BK (untuk konsep portofolio), guru Seni Budaya (untuk tips sinematografi).
  • Lingkungan Luar Sekolah: Alumni yang berprofesi di bidang kreatif/digital marketing.

Lingkungan Belajar

  • Ruang Fisik: Laboratorium komputer atau ruang kelas dengan proyektor.
  • Ruang Virtual: Platform Blogspot, YouTube, dan aplikasi perpesanan kelompok untuk koordinasi.

Pemanfaatan Digital

  • Platform Kreasi: Blogspot, YouTube.
  • Alat Produksi: Smartphone, aplikasi editing video (CapCut, KineMaster).
  • Alat Kolaborasi: Google Docs (untuk naskah bersama).

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Pendahuluan (15 menit)

  1. Prinsip Pembelajaran Berkesadaran (Mindful Learning): Guru menampilkan contoh portofolio digital siswa/alumni yang kreatif dan profesional, lalu meminta peserta didik merenungkan manfaat memiliki portofolio pribadi.
  2. Prinsip Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning): Guru mengaitkan pentingnya keterampilan membuat konten digital dengan persiapan memasuki dunia kerja atau pendidikan tinggi.
  3. Prinsip Pembelajaran Menggembirakan (Joyful Learning): Guru melakukan kuis cepat "Siapa favorit YouTuber/TikToker kalian dan mengapa?" untuk membangkitkan antusiasme.

Kegiatan Inti (60 menit)

  1. Prinsip Pembelajaran Memahami (Understanding):
    • Guru mendemonstrasikan pembuatan blog di Blogspot.com.
    • Guru menjelaskan proyek video drama HOAX dan membagi peserta didik ke dalam kelompok.
    • Guru menjelaskan langkah-langkah perencanaan video (menentukan tema, membuat naskah/storyboard).
  2. Prinsip Pembelajaran Mengaplikasi (Applying):
    • Diferensiasi Proses:
      • Individu: Setiap peserta didik mempraktikkan pembuatan blog pribadi dan membuat postingan perkenalan pertama.
      • Kelompok: Setiap kelompok mendiskusikan dan menyusun rencana produksi video (naskah, pembagian peran, lokasi syuting).
  3. Prinsip Pembelajaran Merefleksi (Reflecting): Setiap kelompok menuliskan 3 poin penting dari rencana mereka pada kertas yang akan dikumpulkan di akhir sesi sebagai bukti perencanaan.

Kegiatan Penutup (15 menit)

  1. Umpan Balik Konstruktif: Beberapa kelompok diminta untuk membagikan ide video mereka. Guru memberikan masukan awal.
  2. Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama peserta didik merangkum langkah-langkah yang telah dipelajari (membuat blog, merencanakan video). Guru menekankan etika digital (hak cipta musik/gambar) dan menjelaskan bahwa tugas lengkap (video yang di-embed di blog) akan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

H. ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnosis Kognitif)

Bentuk: Pertanyaan lisan.

Soal:

  1. Siapa yang pernah membuat blog atau akun YouTube? Apa tujuannya?
  2. Apa saja yang menurut kalian penting untuk diperhatikan saat membuat video agar menarik?
  3. Mengapa seseorang perlu memiliki portofolio digital?

Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)

Bentuk: Observasi & Penilaian Unjuk Kerja.

Instrumen:

  1. Individu: Observasi kemampuan siswa mengikuti tutorial untuk membuat blog (keberhasilan membuat blog dan postingan pertama).
  2. Kelompok: Observasi partisipasi dan kualitas diskusi saat merencanakan video. Penilaian terhadap dokumen rencana (naskah/storyboard).

Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)

Bentuk: Penilaian Proyek (Tugas Terstruktur).

Instrumen: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi tugas:

  1. Pengumpulan link blog pribadi yang telah dibuat.
  2. Pengumpulan link postingan blog yang berisi video drama HOAX yang telah di-embed dari YouTube.

RUBRIK ASESMEN

Rubrik Asesmen Proses (Observasi Kinerja)

Aspek Penilaian Skor
4 (Sangat Baik) 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Kurang)
Kemampuan Membuat Blog (Individu) Blog dibuat dengan benar, tampilan disesuaikan, dan postingan pertama sudah publik. Blog dibuat dengan benar dan postingan pertama sudah dibuat. Blog dibuat tetapi masih ada kesalahan konfigurasi. Tidak berhasil membuat blog.
Kerja Sama & Perencanaan (Kelompok) Semua anggota aktif, rencana (naskah/storyboard) detail dan kreatif. Sebagian besar anggota aktif, rencana sudah lengkap. Hanya beberapa anggota aktif, rencana masih umum. Tidak ada kerja sama, tidak ada rencana yang jelas.

Rentang Skor Proses: Sangat Baik: 8; Baik: 6-7; Cukup: 4-5; Kurang: 2-3.

Rubrik Asesmen Akhir (Proyek)

Aspek Penilaian Skor
4 (Sangat Baik) 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Kurang)
Kualitas Blog Tampilan rapi, navigasi mudah, artikel/video ter-embed dengan sempurna. Blog berfungsi, video ter-embed dengan benar. Blog berfungsi tetapi ada kesalahan minor (misal link tidak aktif). Blog tidak berfungsi atau tautan tidak dikumpulkan.
Kualitas Video Cerita kreatif, audio/video jernih, pesan tersampaikan, durasi sesuai. Cerita jelas, audio/video cukup baik. Cerita kurang jelas, ada kendala teknis pada audio/video. Video tidak ada atau tidak sesuai tema.
Kreativitas & Etika Penyajian sangat kreatif, menggunakan musik/gambar bebas hak cipta. Penyajian menarik, memperhatikan etika digital. Penyajian standar, terdapat sedikit kelalaian etika. Tidak menunjukkan kreativitas, melanggar etika (misal plagiat).

Rentang Skor Akhir: Sangat Baik: 11-12; Baik: 8-10; Cukup: 5-7; Kurang: 3-4.


Mengetahui,

Kepala SMA Negeri 1 Sariwangi



Dra. Hj Wiwin Widaniawati, M.Pd
NIP. 1969 1030 199303 2 004
Sariwangi, September 2025
Guru Mapel Informatika



Dani Haryanto, S.Kom
NIP. 197506142024211001

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code

Responsive Advertisement